Minggu, 28 Oktober 2012

Pulang



Elegi senja di padang hati,
Nun jauh di sana, bukan gersang gerangan
Gersang hanya kias kata, bukan yang sebenarnya
Genang air terasa basah di sana,
Ada hal yang tak teraba, tak terduga
Riak kecil yang berubah menjadi gulungan gelombang
Dandellion kecilku beterbangan
Ingin terpeluk, tapi tak kuasa terseret laju sang angin
Ngilu..
Imajinasi yang kulihat selalu tersenyum, kini  tersedu

Ruam merah di padang hati, menjijikkan..
Ayun kakiku tak berarah, pasrah..
Cium penuh hasrat sang nafsu tak terelakkan lagi
Hancur sudah sekarang,
Mau apa lagi aku mematung di tepi padang hatiku?
Angin, awan, hujan, basuh debu ini hingga tak kasat mata

Hampa..
Angin benar benar menepati janjinya,
Kan membawaku pulang..
Ingin aku tetap bersandar pada sebatang redwood di tepi padang
Malang, angin telah membawaku pulang..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar