Elegi senja di padang hati,
Nun jauh di sana, bukan gersang gerangan
Gersang hanya kias kata, bukan yang
sebenarnya
Genang air terasa basah di sana,
Ada hal yang tak teraba, tak terduga
Riak kecil yang berubah menjadi gulungan
gelombang
Dandellion kecilku beterbangan
Ingin terpeluk, tapi tak kuasa terseret
laju sang angin
Ngilu..
Imajinasi yang kulihat selalu tersenyum,
kini tersedu
Ruam merah di padang hati, menjijikkan..
Ayun kakiku tak berarah, pasrah..
Cium penuh hasrat sang nafsu tak terelakkan
lagi
Hancur sudah sekarang,
Mau apa lagi aku mematung di tepi padang
hatiku?
Angin, awan, hujan, basuh debu ini hingga
tak kasat mata
Hampa..
Angin benar benar menepati janjinya,
Kan membawaku pulang..
Ingin aku tetap bersandar pada sebatang
redwood di tepi padang
Malang, angin telah membawaku pulang..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar