Selasa, 09 Mei 2017

Part 1-1

Yogya, Maret 2014.

Aku sudah memutuskan.
Retak ini terlanjur jadi patah sekarang.
Maafkan aku atas ketidaktahuanku,
maafkan kekurangajaranku
mencoba masuk ke hidupmu yang baru sebentar mengenalku
sementara tanpa aku tahu sebelumnya,
kamu telah berbahagia bersamanya.

Dia,
perempuan cantik yang coba kamu kenalkan padaku
berkali-kali.
Hingga akhirnya hari ini,
aku memilih undur diri.

*****

"Yos," desisku.

Dengan terburu-buru aku berbalik arah sebelum sesosok lelaki di depan sana menyadari kehadiranku.
Sudah lebih dari setahun kita tidak pernah bertemu dan bertukar sapa,
tapi entah aku masih belum lupa hari-hari singkat saat kita pernah bersama.

"Diandra!"

Celaka!
Kupercepat langkahku menghindarinya.

"Diandra tunggu Diandra!"

Cepat sekali ia berlari,
dalam sekejap saja ia sudah berdiri menahan langkahku.
Aku hanya diam dan menunduk.

"Diandra, kamu masih ingat aku kan?"
Aku mengangguk.
"Apa kabar Diandra?"
Aku terdiam.
"Kenapa kamu pergi sayang?"
Aku semakin diam.
Bagaimana bisa kamu menanyakan sesuatu yang jelas terang kamu tahu sebabnya Yos?
"Aku salah apa Diandra?"

Aku memutuskan angkat bicara.
"Tidak Yos, kamu tidak salah. Aku yang salah. Maaf aku harus pergi sekarang,"

Yos melepaskan tanganku.
Aku tidak pernah menoleh lagi,
meski aku ingin.

Ah Yos, sejujurnya aku rindu.
Aku... hanya masih berusaha menjaga agar tidak jatuh lagi untuk kesekian kalinya,
seperti dulu tiap kali aku menemukan matamu.