Kamis, 11 Desember 2014

Everyone has their own way.
Hanya saja kita nggak pernah tahu ke mana jalan kita menuju.
Begitu tiba di persimpangan kita pasti ragu, menimbang-nimbang kira-kira jalan mana yang paling baik untuk ditempuh. Jalan mana yang benar-benar menuju ke tujuan yang digariskan.

Apa keputusanmu?

Lama sekali berdiri mencoba menebak-nebak dan terjebak dalam ketidakpastian?
Atau mencoba menyusuri jalan itu satu-satu?
Konsekuensinya, nggak bisa balik arah karena begitu jalan dipilih, pintu di belakangmu tertutup selamanya.

Udah gedhe sekarang.
Masalah makin banyak.
Simpangan makin sering ditemui.
Dan sumpah bener-bener nggak gampang mau nentuin belok kanan, kiri, atau lempeng-lempeng aja.

Antara belajar, rapat, atau main-main nggak jelas.
Antara tidur, begadang, nulis, membaca.
Antara berani ambil risiko atau main aman.
Antara kamu, dia, dia, dia, dan entah siapa lagi.

Lupakan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar