23.11
kamar asrama
sepi..
hanya debar jantung 2 anak manusia yang terlelap,
dan satu hela nafas yang panjang pendek terdengar..
16 agustus 2011
23.16
masih sama.
satu helaan nafas panjang.
terpekur dalam diam,
hening..
detik merangkak naik,
semakin deras debar jantung yang dirasa seiring denyut waktu.
"Tuhan, beri yang terbaik untuknya, untuk mereka..."
anak itu termenung dalam doanya.
"Tugas ini teramat mulia Tuhan, mudahkan mereka dalam menjalankannya.
andai aku ada di sana juga Tuhan, mungkin aku lebih tegang daripada saat ini.."
16 Agustus 2011
23.22
"Saka ini akan segera berkibar di seluruh penjuru negeri,
pekik kebebasan akan segera berkumandang ke seluruh dunia,"
anak ini tidak bisa memicingkan mata barang sekejap demi menanti hari besar ini.
"Aku ingin ada di sana juga.."
tergugu.. terbata..
Tak lebih dari setengah jam lagi hari besar itu datang,
suasana haru masih menggelayut di kamar asrama.
Rindu yang terbendung,
asa yang terus menerus terpatah..
Tapi bukankah sekarang aku juga sedang berjuang?
Pada nantinya, akan kubawa panji dwiwarna ini keliling dunia.
Baktiku, darmaku, hidupku.
Untukmu Ibu.
Dirgahayu Kemerdekaan RI ke 66
:)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar